Langsung ke konten utama

Berbagi Faedah

 "Sebelum menshare atau menyebarkan faidah hendaklah kita meminta izin kepada guru kita, agar kita tidak menyebarkan sesuatu yang keliru." (Ustadz Arwi Fauzi Asri hafizhahullah)

Kalimat di atas kami pertanyakan ke beberapa asaatidz.

Jawaban sebagian dari asaatidz.

💭 1. Pertama: SHAHIH, insya Allah.
💭 2. Ke dua: Begitulah untuk lebih amannya.
💭 3. Ke tiga: Tepat...
💭 4. Ke empat: Na'am, wallahu a'lam.
💭 5. Ke lima: Benar.
💭 6. Ke enam: Para ulama ada berbagai pandangan masalah menshare ilmu.
Ada yg mengharuskan izin kepada penulis atau pemilik ucapan. Ada yg tidak mengharuskan.
Wallahu a'lam, intinya tergantung kondisi. Kira² tulisannya siapa dan apa isi yg akan kita share.
Kalau seandainya penulis adalah orang besar dan isi pembahasannya pun cukup besar, maka lebih baik minta izin agar tidak timbul fitnah.
Bila tidak, maka silahkan menshare ilmu selagi untuk manfaat. Wallahu a'lam

💭 7. ke tujuh: Ilmu yang bermanfaat dan dibutuhkan umat harus disebarluaskan agar kemaslahatannya meluas.

Tidak ada keharusan meminta izin kecuali dalam perkara yang butuh bimbingan gurunya.

-Selesailah nukilan dari beberapa tanggapan, dari para asaatidz yang kami tanya-
______________________________

Muraja'ah/domisili:

Ke 1. Ust. Syamsidar Mahyan Su'ud (Singkawang)
Ke 2. Ust. Abu Salim Dede Nuriman (Pemangkat)
Ke 3. Ust. Waldi Abu Salim (Pontianak)
Ke 4. Ust. Abu Abdillah Hamdi (Pontianak)
Ke 5. Ust. Hedi Kurniadi (Sekura)
Ke 6. Ust. Abu Lailah Grivaldy (Tebas)
Ke 7. Ust. Fikri Abul Hasan (Jakarta)

-Hafizhahumullahu Ta'ala-


Semoga Allah menjaga mereka (guru-guru kita) semuanya. Aamiin

________________________
💌 Semoga bermanfaat.

Revisi: 14 Desember 2019
Sumber: http://bit.ly/Berbagi-Faedah-Status

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wajib Bersyukur

Walau pun kita menggunakan alat yang paling canggih sekali pun maka kita tidak bisa menentukan jumlahnya dari nikmat-nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita. Maka wajib bagi kita untuk selalu mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wata'ala baik dengan lisan kita mau pun dengan perbuatan kita. — faedah kajian ustadz Arwi Fauzi Asri hafizhahullah 📝 https://t.me/faidahstory/2908

Manhaj atau Metode atau Cara Dalam Menuntut Ilmu

Manhaj atau Metode atau Cara Dalam Menuntut Ilmu. Manhaj Rasul dalam menuntut ilmu itu dengan cara memilih dan memilah guru, siapa guru yang berhak di ambil ilmunya, siapa yang tidak berhak di ambil ilmunya, semua itu telah di ajarkan oleh Rasul, itu yang di ajarkan oleh para Shahabat, oleh para ulama tabi'in, dan para ulama tabiut tabi'in. Lalu bagaimana dengan perkataan yang dinisbatkan kepada Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu Ta'ala 'anhu, _"Lihat yang di ucapkan jangan kamu lihat kepada siapa yang mengucapkan..? - Kata para ulama ini Bab Nasehat. - contoh: kalau ada maling mengucapkan "Jangan Mencuri" maka kita harus menerimanya. Kata ustadz, Di zaman Rasulullah, Rasulullah menugaskan Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu untuk menjaga zakat makanan (zakat fitr) 3 malam berturut-turut, lalu ada maling datang, dan setiap malam maling itu di tangkap oleh Abu Hurairah, maling ini selalu minta di kasihani agar di lepaskan, lalu Abu Hurairah selalu me...
  Walau pun kita menggunakan alat yang paling canggih sekali pun maka kita tidak bisa menentukan jumlahnya dari nikmat-nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita. Maka wajib bagi kita untuk selalu mensyukuri nikmat Allah Subhanahu wata'ala baik dengan lisan kita mau pun dengan perbuatan kita. — faedah kajian ustadz Arwi Fauzi Asri hafizhahullah 📝 https://t.me/faidahstory/2908